Situs Blog Berita, Ya Blogger Berita Indonesia.

  • Berita

    Menyajikan Berita Teraktual Dari Sumber Terpercaya.

  • Olahraga

    Menyediakan Berita Olahraga Dari Sumber Terpercaya

  • Profil

    Menampilkan Beberapa Profil Tokoh Publik Yang Berpengaruh

Tampilkan postingan dengan label Virus Corona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus Corona. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2020

Kru TV Positif Corona, Soimah dan Irfan Hakim Buru-Buru Swab Test

 

Sumber Foto: ayobandung.com

Irfan Hakim, Soimah, Gilang Dirga, Nassar, dan yang lainnya,  yang menjadi pembawa acara di salah satu studio televisi swasta di Jakarta harus swab test bersama-sama. Hal itu setelah sejumlah kru produksi di studio tersebut dikabarkan positif corona.

Melalui Instagramnya Irfan Hakim mengunggah foto saat para pembawa acara mendatangi rumahnya. 

Pembawa acara lainnya yang ikut swab test yaitu Mayaratih dan Caren Delano. Mereka terlihat berfoto bersama dengan tim medis di depan rumah Irfan Hakim. 

"Bukan tim SWAG.... Tapi tim SWAB... Bismillaah.. insya Allah negatif semua yaaa... Jaga kesehatan ya gaessss," tulis Irfan Hakim dikutip VIVA, Rabu, 16 September 2020.

Setelah unggahan dari Irfan Hakim itu, Gilang Dirga akhirnya mengabarkan bahwa mereka semua yang melakukan swab test dinyatakan negatif dari infeksi corona. 

"Alhamdulillah, berkat doa teman-teman IG semua. Kami semua Hasilnya negatif. Saatnya untuk bilang , Kiyuuuuutttt!!!" tulis Gilang Dirga. 

Sebelumnya diberitakan 13 orang pekerja produksi di studio stasiun televisi SCTV dan Indosiar di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, diketahui positif terpapar corona. Hal itu membuat dua studio tersebut ditutup sementara waktu.

Penutupan studio dilakukan sejak 14 September 2020, dan akan dibuka lagi pada 18 September. Selama penutupan, pihak manajemen akan melakukan sterilisasi semua fasilitas yang ada di dua studio tersebut.

Sumber: ayobandung.com

Share:

Rabu, 09 September 2020

Sebanyak 34 Ruang Isolasi Pasien Covid-19 RSKIA Bandung Membludak

Sumber Foto: republika.co.id

Sudah dua minggu berlalu, sejumlah 34 ruangan isolasi bagi pasien positif Covid-19 di lantai 11 Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung penuh terisi. Oleh karena itu, pihak manajemen sedang berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas Covid-19 untuk menyampaikan kondisi tersebut.

"34 tempat tidur untuk ruang isolasi OTG (orang tanpa gejala), sekarang penuh," ujar Direktur RSKIA Bandung, Taat Tagore di Balai Kota Bandung, Rabu (9/9). 

Menurutnya, ruang isolasi didominasi oleh pasien positif covid-19 dengan status OTG. "Saat ini penuh, itu khusus orang OTG artinya orang yang harus isolasi mandiri tapi di rumah ada pertimbangan khusus ada anak bayi, ada orangtua dan rumahnya kecil kesana kesini ketemu terus. Mereka memilih isolasi di ruangan kita," katanya.

Taat menjelaskan pengaturan administrasi pasien positif covid-19 yang masuk ke ruang isolasi di RSKIA merupakan kewenangan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19. Oleh karena itu, pihaknya berkoordinasi untuk memastikan langkah selanjutnya.

"Kira-kira seminggu ke belakang (tren kenaikan di ruang isolasi), ini minggu kedua," ucapnya.

Ia mengaku akan melaksanakan rapat dengan Dinas Kesehatan untuk membahas tentang kondisi ruangan isolasi yang penuh terisi dan adanya permintaan ruangan dari pasien baru. "Saya mau rapat hari ini karena permintaan banyak dan hari ini mau rapat dengan manajamen RSKIA dan itu administrasi di dinas, saya hanya berkoordinasi bisa tempatnya ditambah atau tidak, hari ini mau rapat," katanya.

Taat mengungkapkan, tren permintaan ruangan isolasi untuk pasien covid-19 dari masyarakat meningkat. Namun, kewenangan untuk menambah ruang isolasi atau tidak berada di Gugus Tugas Kota Covid-19.

"Harusnya dinas atau tim gugus tugas, dinkes yang berhak menjawab, saya hanya punya tempat perbantukan menangani pasien itu," ujarnya. 

Taat mengungkapkan, fasilitas ruangan isolasi bagi pasien positif covid-19 gratis yang disediakan Pemkot Bandung.

"Itu gratis disediakan Pemkot untuk menampung sebenarnya awalnya tenaga kesehatan yang positif, (sekarang) OTG karena kalau dia kembali ke keluarga ada penolakan dan rumah tidak memadai sehingga kita fasilitasi untuk isolasi itu. Kalau sekarang (pasien) gak (ASN) tapi lainnya," katanya.

Berdasarkan data pusat covid-19 Kota Bandung hingga Selasa (8/9), jumlah positif aktif mencapai 101 kasus, 709 kasus sembuh dan 51 orang meninggal dunia.

Share:

BTemplates.com

Blog Archive