Situs Blog Berita, Ya Blogger Berita Indonesia.

  • Berita

    Menyajikan Berita Teraktual Dari Sumber Terpercaya.

  • Olahraga

    Menyediakan Berita Olahraga Dari Sumber Terpercaya

  • Profil

    Menampilkan Beberapa Profil Tokoh Publik Yang Berpengaruh

Tampilkan postingan dengan label banjir Cianjur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label banjir Cianjur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Oktober 2020

Akibat Banjir dan Longsor Cianjur, Membuat Listrik Padam dan Upaya PLN Terhalang

 

Sumber Foto: ayobandung.com

Ada empat kecamatan di Kabupaten Cianjur wilayah Selatan, yakni Kecamatan Leles, Cijati, Agrabinta, dan Sindangbarang, diterjang banjir bandang Sungai Cisolan dan Cibuni serta longsor, Sabtu (3/10/2020) dini hari. Banjir dan longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebih kurang 5 jam.

Plt Camat Leles Acep Junadi membenarkan adanya banjir bandang dan longsor di wilayahnya. Tiga desa dilanda banjir dari Sungai Cisokan yang meluap, yakni Desa Pusakasari, Karyamukti, dan Sindangsari.

Sementara itu, longsor menimpa kawasan 5 desa, yakni Desa Nagasari, Sukajaya, Sukamulya, Sukasirna, dan Mandalawangi.

Wilayah yang terdampak paling besar yaitu Kampung Cibolang, Desa Pusakasari, Kecamatan Leles.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agung Nugraha mengatakan, sampai pukul 08.12 WIB, pihak PLN Jabar sudah menyiapkan 12 tim. Tim terdiri atas 57 orang dengan 12 kendaraan operasional.

Iwan mengatakan, penanganan kelistrikan di Kampung Cibolang, Desa Pusakasari, Kecamatan Leles, dihadapkan sejumlah masalah, yakni akses masih terhalang tanag longsor. Hujan pun masih mengguyur lokasi.

“Dari 124 gardu yang terdampak baru 34 yang berhasil dioperasikan kembali,” kata dia, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com, Sabtu (3/10/2020).

“Ada 90 gardu yang masih belum dioperasikan kembali, tapi tim kami sudah siap siaga melakukan recovery ketika medan menuju lokasi sudah bisa dilewati,” kata Agung Nugraha.

Adapun wilayah yang saat ini gardunya belum dioperasikan, yakni:

  1. Kecamatan Leles: Sukasirna, Sukamulya, Purabaya, Sukajaya, Padangsari, Pusakasari, Karyamukti, Nagasari, Sinangsari
  2. Kecamatan Agrabinta: Neglasari, Bunisari, Mulyasari, Tanjungsari, Wanasari
  3. Kecamatan Sindangbarang: Jatisari, Kertasari.

Selanjutnya Untuk informasi layanan kelistrikan selama banjir ini, warga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 dengan cara menekan kode area dilanjutkan dengan 123.

Sumber: ayobandung.com

Share:

Satu Orang Meninggal Dalam Becana yang Terjadi di 4 Kecamatan di Cianjur Dilanda Banjir-Longsor

 

Sumber Foto: ayobandung.com

Sabtu (3/10/2020) dini hari, empat kecamatan di Kabupaten Cianjur wilayah Selatan diterjang banjir bandang Sungai Cisolan dan Cibuni serta longsor, satu orang dikabarkan meninggal. Banjir dan longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebih kurang 5 jam.

Keempat kecamatan di Cianjur yang diterjang banjir dan longsor tersebut yakni Kecamatan Leles, Cijati, Agrabinta, dan Sindangbarang. Warga yang meninggal dikabarkan dari Kecamatan Leles karena tertimba longsor.

Plt Camat Leles Acep Junadi membenarkan adanya banjir bandang dan longsor di wilayahnya. Tiga desa dilanda banjir dari Sungai Cisokan yang meluap, yakni Desa Pusakasari, Karyamukti, dan Sindangsari.

Sementara itu, longsor menimpa kawasan 5 desa, yakni Desa Nagasari, Sukajaya, Sukamulya, Sukasirna, dan Mandalawangi.

“Betul ada 3 desa dilanda sungai Cisokan meluap dan lima desa alami longsor, kita lagi menuju lokasi longsor,” ujar Acep kepada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (3/10/2020).

Acep pun membenarkan adanya korban meninggal di Desa Sindangsari akibat terbawa arus sungai Cisokan yang meluap.

“Yang saya terima informasinya begitu, tapi kita akan menuju lokasi sungai meluap, datanya akan ada,” katanya.

Kapolsek Agrabinta AKP Ipid Saputra Sip mengatakan perkembangan bencana alam banjir dan longsor. Terkini, situasi air sudah surut dan akses jalan yang terendam sudah bisa dilalui kendaraan. Hujan sudah reda, namun listrik belum menyala.

"Penanganan tanah longsor yang menutupi badan jalan masih menunggu alat berat dari Dinas PUPR Kabupaten Cianjur," kata Ipid.

Sumber: ayobandung.com

Share:

BTemplates.com

Blog Archive