Situs Blog Berita, Ya Blogger Berita Indonesia.

  • Berita

    Menyajikan Berita Teraktual Dari Sumber Terpercaya.

  • Olahraga

    Menyediakan Berita Olahraga Dari Sumber Terpercaya

  • Profil

    Menampilkan Beberapa Profil Tokoh Publik Yang Berpengaruh

Senin, 04 November 2019

Kota Dresden di Jerman Berlakukan Status Darurat Nazi

Status Darurat NAZI diberikan setelah aktivitas kelompok sayap kanan ekstrem di Kota Dresden eksis | CNN
Kota Dresden di Jerman telah memberlakukan status "darurat Nazi" setelah aktivitas kelompok sayap kanan ekstrem di kota tersebut eksis. Anggota dewan Kota Dresden minggu ini mengeluarkan resolusi yang memperingatkan bahwa sayap kanan tumbuh kuat di kota yang terletak di bagian timur Jerman itu.
"Kata 'Nazinotstand' adalah formulasi berlebihan untuk fakta bahwa ada masalah serius-mirip dengan keadaan darurat iklim-dengan ekstrimisme sayap kanan sampai ke tengah-tengah masyarakat," kata Max Aschenbach, anggota dewan dari Die Partei, dilansir dari laman CNN, Senin (4/11).
Aschenbach mengatakan resolusi itu tidak memiliki konsekuensi hukum, namun akan membantu menyoroti ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok sayap kanan ekstrem. Ia juga menegaskan bahwa resolusi ini dibuat untuk menunjukkan komitmen Jerman terhadap masyarakat yang terbuka, demokratis, dan majemuk.
"Selama bertahun-tahun, para politisi telah gagal memposisikan diri mereka dengan jelas dan tegas terhadap ekstremis sayap kanan, dan melarang mereka," tambah Aschenbach.
Dresden adalah tempat gerakan PEGIDA (orang Eropa Patriotik melawan Islamisasi Barat) pertama kali muncul pada 2013, demonstrasi rutin masih diadakan di kota itu. Sentimen anti imigran menguat di sana, di mana partai sayap kanan Alternatif untuk Deutschland (AfD) memenangkan 27,5 persen suara dalam pemilihan negara tahun ini.
AfD menjadi partai sayap kanan pertama yang memasuki parlemen nasional Jerman dalam hampir 60 tahun ketika mencapai posisi ketiga secara keseluruhan dalam pemilihan federal tahun 2017.
Jan Donhauser, ketua kelompok Serikat Demokratik Kristen (CDU) di dewan Dresden, mengatakan bahwa tidak ada keadaan darurat dan kata-kata dari resolusi itu merusak reputasi internasional kota Dresden.
"Pilihan kata-kata dalam judul resolusi itu tidak adil bagi realitas di kota kami: mayoritas warga Dresden bukanlah ekstremis sayap kanan atau anti-demokrasi," kata Donhauser. 
Tag: NAZI, Jerman, Dresden
Sumber: akurat.co
Share:

Minggu, 03 November 2019

Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan

ILUSTRASI. Direktur Utama BNI tetap dijabat Ahmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI


Kementerian BUMN merombak susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).

Posisi Direktur Utama BNI tidak berubah dan tetap dijabat Ahmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.

Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.

Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Berikut susunan pengurus baru BNI:

Dewan Komisaris
Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan.


Dewan Direksi
Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo
Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Share:

Jumat, 01 November 2019

Kalahkan SPAL, Pioli Ingin Milan Terus Jaga Tren Positif



Pelatih anyar AC Milan, Stefano Pioli, saat mendampingi timnya bertanding | REUTERS/Ciro De Luca
Pelatih anyar AC Milan, Stefano Pioli, merasa senang atas kemenangan timnya saat menjamu SPAL dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Serie A Italia 2019-2020 di Stadion San Siro, Milan, Italia, pada Jumat (1/11) dini hari WIB.
"Saya senang punya pemain yang memiliki karakteristik tersendiri. tetapi kami juga harus mulai memikirkan tim, bukan sebagai individu," kata Pioli kepada Sky.
"Saya senang dengan para pemain, klub, dan juga kepada para fan (pendukung). Saya sebelumnya meminta tim untuk terus membakar semangatnya, dan mereka berhasil melakukannya. Sekarang kita harus segera berkonsentrasi pada pertandingan berikutnya."
Di laga dini hari tadi, Milan menang berkat gol semata wayang dari Suso di menit ke-63. Penyerang asal Spanyol tersebut lesatkan golnya melalui tendangan bebas terukurnya.
Di sisi lain, Pioli juga menginginkan timnya harus terus melanjutkan tren positif tersebut. Di tiga laga berikutnya, Rossoneri -julukan Milan- akan menghadapi lawan kuat, yakni dengan menjamu Lazio dan Napoli, serta tandang ke markas Juventus.
"Ke depannya, kami harus terus bertarung seperti layaknya hari ini. Sekarang adalah saatnya memulihkan energi. Saya yakin tim ini sedang berkembang. Kami harus mengisi ulang ulang diri kami secara fisik dan mental." pungkas pelatih asal Italia tersebut.
Sumber: akurat.co
Share:

Messi Kembali Perkuat Argentina di Laga Persahabatan

Ekspresi Lionel Messi Argentina setelah pertandingan semifinal Copa America di stadion Mineirao, Belo Horizonte, Brasil 3 Juli 2019. Tim Nasional Brasil sukses melaju ke final Copa America setelah mengalahkan Argentina dengan skor 2-0. | REUTERS/Henry Romero
Kabar gembira untuk para penggemar Tim Nasional Argentina. Setelah menjalani larangan bermain selama tiga bulan, Lionel Messi akhirnya bisa kembali perkuat Timnas Argentina.
Sebelumnya, Messi harus menjalani hukuman selama tiga bulan karena memberikan komentar yang tak layak untuk Conmebol sesaat setelah gagal menjadi juara Piala Amerika Serikat.
Selain Messi, Argentina juga memanggil penyerang Inter Milan yang sedang on fire, Lautaro Martinez dan penyerang Manchester City, Sergio Aguero.
Sebagai informasi, Tim Tango –julukan Argentina- akan berhadapan dengan Brasil pada laga persahabatan di Riyad, Arab Saudi.
Setelah itu, Messi dkk akan menantang Uruguay dalam pertandingan yang akan berlangsung di Tel Aviv, Israel.[]
Berikut daftar lengkap skuat Argentina:
Kiper: Agustín Marchesín (Oporto/POR), Juan Musso (Udinese/ITA), Emiliano Martínez (Arsenal/ING) y Esteban Andrada (Boca).
Belakang: Juan Foyth (Tottenham/ING), Renzo Saravia (Oporto/POR), Nicolás Otamendi (Manchester City/ING), Germán Pezzella (Fiorentina/ITA), Marcos Rojo (Manchester United/ING), Walter Kannemann (Gremio/BRA), Nicolás Tagliafico (Ajax/HOL) y Nahuén Pérez (Famalicao/POR).
Gelandang: Guido Rodríguez (América/MEX), Giovani Lo Celso (Tottenham/ING), Leandro Paredes (PSG/FRA), Nicolás Domínguez (Vélez), Rodrigo de Paul (Udinese/ITA), Marcos Acuña (Sporting/POR), Roberto Pereyra (Watford/ING) y Lucas Ocampos (Sevilla/ESP).
Penyerang: Lionel Messi (Barcelona/ESP), Sergio Agüero (Manchester City/ING), Nicolás González (Stuttgart/GER), Lucas Alario (Bayer Leverkusen/GER), Lautaro Martínez (Inter/ITA) y Paulo Dybala (Juventus/ITA).
Sumber: akurat.co
Share:

Pesan Robert Pakpahan kepada Dirjen Pajak Baru

Pelantikan Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo di Kemenkeu, Jumat (1/11/2019). | ISTIMEWA
Suryo Utomo telah resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Pajak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggantikan Robert Pakpahan di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Menkeu mengingatkan kepada Suryo Utomo bahwa tugasnya sebagai Dirjen Pajak merupakan tugas yang sangat berat. 
Oleh karena itu, diharapkan dengan ilmu dan jejak rekam yang dimiliki, mampu mendukung kompetensi Suryo Utomo dalam jabatannya yang baru. 
Di sisi lain, Dirjen Pajak sebelumnya Robert Pakpahan juga menyampaikan beberapa pesan kepada Suryo Utomo. 
Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dilanjutkan. Seperti penyelesaian core tax, menjaga penerimaan pajak hingga akhir tahun dan penyelesaian Omnibus Law Perpajakan. 
"Saya bersyukur berkesempatan bekerja di Kementerian Keuangan khususnya di Dirjen Pajak. Bersyukur juga dilanjutkan oleh Pak Suryo. Ada beberapa sih yang harus dilanjutkan seperti tadi kata Ibu Menteri, soal penyelesaian core tax, kemudian penerimaan akhir tahun dijagain. Lalu omnibus law," ujarnya di Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Sementara, dalam kesempatan yang sama, Suryo mengatakan akan lebih dulu fokus hal-hal yang harus diselesaikan hingga akhir tahun seperti penerimaan pajak. Tak hanya itu, Suryo juga akan melakukan konsolidasi serta remapping tugas-tugas yang bisa dipercepat penyelesaiannya. 
"Standing pekerjaan kan udah ada ya, kita yakinkan itu selesai dulu. Kita konsolidasi dulu lah kira-kira akan seperti apa, melanjutkan yang kemarin, kita akan remapping kembali yang akan bisa dipercepat yang mana. Prinsipnya hanya tinggal 2 bulan sampai 2019," ungkapnya.
Sumber: akurat.co
Share:

Analis Politik: Silaturrahim Para Elit Penting untuk Mencegah Kebuntuan Politik

Direktur Eksekutif Voxpol Research Center and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago | ISTIMEWA
Analis Politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago berharap para elit politik tak terus melakukan silaturrahim satu sama lan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kebuntuan politik dan menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik.
Pangi berpendapat, residu politik akibat kontestasi elektoral yang berlangsung sengit sebelumnya, mengakibatkan ketegangan di akar rumput atau grassroot.  Hal itu dapat diredam melalui pertemuan-pertemuan para elit. 
"Kader dan simpatisan membutuhkan contoh langsung dari para elitnya, bagaimana harus bersikap pasca kompetisi, di mana kedewasaan politik harus diaplikasikan dan persatuan harus diutamakan," kata Pangi. 
Menurutnya, sportifitas dalam politik perlu dibangun. Baik elit maupun masyarakat mesti tahu kapan saatnya berkompetisi dan kapan saatnya untuk bersatu. Kata dia, tradisi ini sudah dicontohkan oleh Prabowo Subianto dan Joko Widodo, di mana keduanya sama-sama dewasa dalam menerima hasil pemilu.
"Oleh karena itu, tradisi sportifitas sangat dibutuhkan, kalau ingin bergabung atau beroposisi itu sah sah saja, tapi jangan bikin rusuh," ujarnya.
Kata dia, elite politik tidak boleh lelah untuk terus mengedukasi masyarakat, bahwa kontestasi elektoral dalam Pilpres bukan pertarungan hidup dan mati. Keterbelahan publik dalam Pilpres tidak boleh berlanjut menganggu persatuan, karena yang dibutuhkan adalah membangun bangsa bersama.
Lebih lanjut, Pangi menerangkan, pertemuan elite politik merupakan hal yang lumrah dan wajar. Ia berharap, pertemuan elit politik antar partai tidak buru-buru dimaknai sebagai upaya membentuk poros kekuatan politik baru untuk kepentingan politik jangka pendek.
"Pertemuan elit politik partai Nasdem dan PKS semestinya bisa dipandang dari persfektif ini. Kedua partai sedang menunjukkan kedewasaan berpolitik meski berada pada kutub politik yang berbeda," tuturnya. 
Ia menambahkan, kebuntuan dan ketegangan politik yang sifatnya temporal jangan sampai membatasi komunikasi antar partai. "Justru menjadi hal yang aneh dan terkesan kekanak-kanakan kalau ada kemudian elite partai yang menyimpan dan melestarikan dendam politik apalagi yang bersifat personal," kata Pangi. 
Selain itu, ia juga mengatakan agar sumbatan komunikasi tidak dikait-kaitkan dengan ideologi partai. Sebab, secara faktual ideologi telah memudar hampir di semua partai politik, bahkan bisa dikatakan, tidak ada satu pun partai yang punya ideologi, sehingga tidak ada alasan bagi partai untuk menutup diri untuk berkomunikasi dengan partai mana pun.
"Dinamika politik pasca Orde Baru semakin mengokohkan argumentasi ini,  di mana koalisi antar partai cenderung lebih cair mulai dari level pilpres hingga pilkada. Faktor ideologis bukan lah faktor penentu terciptanya koalisi, faktor taktis dan strategis memenangkan kontestasi justru memegang peranan utama," tuturnya.
"Nasdem dan PKS telah menunjukkan Kedewasaan berpolitik, sudah semestinya inisiatif Nasdem ini menjadi contoh virus positif untuk elite politik lainnya untuk tetap membangun silaturrahmi kebangsaan untuk menjamin keadaban berpolitik di negeri ini," tambahnya.
Sumber: akurat.co
Share:

Achmad Baiquni Kembali Nahkodai BNI



Di tengah ramainya pergantian pucuk pimpinan di perbankan pelat merah, Achmad Baiquni kembali dipercaya pemegang saham untuk melanjutkan jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
"Rapat berlangsung kondusif," ungkapnya usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), di Menara BNI, Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Namun pergantian terjadi di susunan dewan direksi. Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan secara hormat.
"Dengan adanya satu direksi kami yang diberhentikan yakni Pak Catur yang bawahi Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan, dari situ yang punya background itu yaitu Bu Tambok. Karena ada pergeseran maka kami ingin berikan pengalaman baru kepada direksi yang ada," ungkap Baiquni.
Rapat juga mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI.
Lalu Bob Tyasika Ahanta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI kini menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI.
Rico Budidairpo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI.
Sementara itu, di jajaran komisaris, BNI mengangkat Dirjen Anggaran Askolani sebagai komisaris perseroan menggantikan Marwanto Harjowiryono.
Share:

BTemplates.com

Blog Archive